Saturday, 12 September 2015

Bijak Dalam Menggunakan Sosial Media

Be a wise in social media, Social media quote

Bijak Dalam Menggunakan Sosial Media. Kali ini saya pengen banget berkomentar tentang penggunaan sosial media yang akhir-akhir ini kok jadi tambah serem (menurut saya) atau tidak difungsikan sebagaimana mestinya. Dan entah kenapa akhir-akhir ini juga beberapa seleb blog yang saya follow (seperti mba alodita, mba diana rikasari dan mba mira sahid) ada ngebahas soal topik ini. And yes, this post was inspired by them.

*

What is social media?
Nah, sebelum kita masuk ke pembahasan lebih lanjut saya ingin sedikit mengulik apa sih sosial media itu? Jadi, sosial media adalah sebuah media untuk bersosialisasi satu individu dengan individu yang lain tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Ya, karena kapanpun dimanapun dan dengan siapapun kita dapat melakukan komunikasi dan dalam bentuk apapun. Semua dipermudah dengan adanya sosial media. Namun apa yang terjadi dengan sosial media akhir-akhir ini?

Banyak orang salah kaprah menggunakan sosial media, lebih tepatnya mereka kurang bijak dalam menggunakannya. Hey, ingatlah dunia ini tidak sebatas koneksi internet, gadget, facebook, instagram, path, blog, twitter dll. Jangan sampai kalian terlena dengan semua itu, sampai-sampai melupakan kehidupan offline kalian.

Dan berikut ini beberapa fenomena yang terjadi di sosial media yang saya temui :

Status nyinyir.
Saya sendiri kadang sebel sama orang-orang yang nyetatus nyinyir di sosial media (maksud saya ini nyinyir yang udah kebangetan ya). Mulai dari yang nyindir-nyindir orang lain di sosmed, mulai dari yang berkomentar negatif terhadap politikus bahkan menjelek-jelekannya sampai titik darah penghabisan (gak gitu juga kaleeeee kalau mau berpendapat...), yang berkomentar negatif tentang orang lain yang belum tentu dia tahu apa sebab dan akibatnya, yang nyetatus iri terhadap orang lain atau apalah apalah....Grrrrr...bikin timeline saya kadangan dipenuhi dengan hal-hal yang negatif. Itulah sebabnya saya kadangan males buka sosmed, ya karena itu tadi. Saya rajin buka sosmed (facebook dan twitter) aja setelah saya aktif ngeblog lagi, buat sharing postingan cyiin hahaha....Sebelumnya saya cuma aktif di IG dengan poto-poto narsis, poto makanan dan apa aja yang bisa dipoto asal bukan poto nyinyir. :P

Kadang saya bertanya-tanya, apa dunia mereka hanya sebatas dunia sosial media saja atau gimana ya? Kok seloooo banget gitu ngurusin urusan orang lain. Bikin status itu kalaupun gak penting-penting banget mbok ya jangan juga nyindir-nyindir orang lain, jangan juga memberi efek negatif buat orang lain, apalagi terang-terangan mencela orang lain. Tapi ya akun-akun kalian juga kok ya, terserah ya mau ngapain? *lho* XD

Bullying
Ini ada hal menarik nih yang saya temukan ketika saya mencari keyword "cyber bullying" di Google. Silakan lihat gambar dibawah ini.

klik untuk memperbesar gambar

Disitu dikatakan bahwa Cyber bullying dianggap valid apabila pelaku dan korban berusia dibawah 18 tahun. Dan jika pelaku dan korban bully diatas usia 18 tahun, maka itu termasuk kategori cyber crime. Iiikkhhh...Ngeri akh! Hayuk atuh yang bijak disosmed! Dibenerin lagi kata-katanya dalam berkomentar. Mulai benerin lagi statusnya, mendingan nyetatus galau karena patah hati ya daripada nyetatus nyinyir dan mencela orang lain. *lho* *apasih* XD

Apalagi saya sering lihat tuh di IGnya para seleb, perasaan si seleb sudah upload foto biasa aja eeeeehhhh tetep aja ada komentar yang nyela. Hadeeehhh....Dan saya selooo banget bacain komentar mereka wkwkwk....

Yang jelas please bikin timeline teman-teman sosial media kalian ramah lingkungan, segar dan asri LOL. Dan janganlah sekali-kali menyakiti hati orang lain dengan kata-kata yang kamu ketikan lewat keyboard atau keypad gadgetmu. Walaupun tidak suka, tapi lontarkanlah kritik yang membangun bukannya menjatuhkan. Dengan cara yang anggun bukan kata-kata yang kasar. Hargai dan pahami! Itu!

 -Anonymous-


Obsesi Yang Berlebihan Terhadap Sosial Media
Maksudnya? Jadi, maksud saya adalah sekarang ini orang hanya sibuk ingin jadi menjadi orang lain seperti apa yang mereka idolakan di sosial media. Bagus-bagus saja sih termotivasi dengan sesuatu yang positif. Tapi dikala mereka ingin pipinya tirus, hidungnya mancung, matanya belo seperti seleb idola mereka lalu kemudian melakukan operasi plastik demi kelihatan kece kalau dipoto seperti poto seleb idolanya. Ya Allah Ya Rab, please dong bersyukur dengan apa yang kamu punya. Itu anugerah lho. *mulai sok bijak saya, padahal diri sendiri juga gitu* Karena percaya deh pasti dibalik kehidupan sosial medianya para seleb yang cakep itu mereka juga punya masalah hidup, sama-sama manusiakan yang punya rasa punya hati jangan samakan dengan pisau belati. *apasih* XD

Baca Juga : Real Life VS Social Media Life

Jadi gini, saya juga gitu sih sebenernya. Pengen kayak artis A ikh pipinya mulus banget gak ada jerawatnya. Pengen kayak artis B ikh dia jalan-jalan melulu. Pengen kayak si C ikh dia sukses jadi blogger. Ya, siapa sih yang gak pengen cantik dan sukses apalagi jalan-jalan keliling dunia. Usaha dong! Iya ini juga lagi usaha hahaha...Tapi ya itu tahu kadar, tahu porsi, mencoba lagi untuk lebih menghargai diri sendiri dan mampu menerima apapun hasilnya. Yang penting terus berusaha, berjuang dan banyakin do'a tanpa harus nyinyir-nyinyir di sosmed bahkan mencela apalagi sampai lupa bersyukur. Ya gak sih kakak? XD

Jadi, manteman...Hayuk bijak bersosial media, hayuk saling menghargai dan berbagi sesuatu yang positif dan bermanfaat. Karena dunia ini tidak sebatas sosial media saja kan? tapi....

Dunia ini adalah panggung sandiwara, dimana sosial media hanya sebatas remah-remah nastar sisa lebaran.

-Handdriati -


Karena pada dasarnya sosial media itu bisa memberikan manfaat yang ruaaarrrr biasaaa jika kita pandai memanfaatkannya. Misal saja sebagai media silaturahmi dengan teman lama, media advertising bahkan media promosi blog itung-itung branding kan ya. *eh*

Baca Juga : Pentingnya sebuah branding social media

Demikian tulisan saya yang seadanya dengan kata-kata yang sederhana ini, semoga bisa menginspirasi HAHAHA.... *puas ngetawain apa coba* XD

Jangan lupa untuk follow social media saya ya.


Source :
https://id.wikipedia.org/wiki/Cyberbullying
https://www.pexels.com/photo/food-eating-candy-chocolate-4644/


26 comments:

  1. Serem ya tp aku jarang bacain komen2 dr socmed gt, jd suka ketinggalan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti aku gak ada kerjaan banget ya mba non bacain komenan para fansnya seleb wkkwkw...Etapi itu juga kalau pas ditimeline IG keliatan komennya yg rada ngepoin gt, kalo gak keliatan mah lewaaaat hahaha....

      Delete
  2. Topik kita lagi sama nih. Hehehehe. Sedih ya kalo penggunaan sosmed buat ajang nyela-nyela aja :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyakah?
      wahh...entar aku mampir ya...

      Delete
  3. That' s why only follow people yg konten socmednya positif mba.. kalopun sdh terlanjur follow trus kemudian gerah dgn status2nya, ada tombol unfollow kan yah? My point is, gk usah dipikirin lah status2 org lain, itu socmed mereka, kata2 mereka, tanggung jawab mereka. Lebih baik mengingatkan mereka one on one via DM atau message misalnya dripada dibalas pake status di socmed pula. Just my two cents loh yah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. dulu saya ceroboh dalam menggunakan sosmed... tpi skrng udah egk si... berkat d kasi tau temen :3 hiks

      Delete
  4. seharusnya yg suka nyinyir di media ikut seminar ttg cara menggunakan sosmed secara bijak :)

    ReplyDelete
  5. Ga kebayang jadi seleb yg suka dinyinyirin ya Mak. Baca komen nyinyiran *yg biasanya selalu bernada sok lbh tau* aja udah bikin sesek bgt. Padahal itu bukan punya kita lo hihi. Nice post Mak. Jadi harus lbh hati2 share status :D

    ReplyDelete
  6. Sereeemm ya mak, apalagi kalo yg udah nyinyir dan bullying itu trus yg berujung war-waran, ya twitwar lah, instawar lah, dll. Trus banyak jg yg buat pamer, ngejelek2in orang pake kata2 kotor yg ga pantes rasanya kesel banget. Kalo emang udh ganggu banget mending diblock aja...

    ReplyDelete
  7. serunya follow IG seleb itu bukan baca postingannya tapi baca komentatorsnya. ada perang antara haters dan die hard fans.

    ReplyDelete
  8. Aku juga paling nggak seneng kalo ada yg nyinyir2an...Damai itu indah. Kalo bikin status paling ya status apalah apalah yang nggak menarik perhatian..hihii

    ReplyDelete
  9. Hahaha yang model gini sering banget kak gue temuin di social media. Nyinyir sana sini, padahal mah gak tau kenyataan yang sebenarnya :))

    Dan akhir-akhir ini gue mulai jarang main social media, males lihat orang-orang yang hobi nyinyir di sosmed. Mending ngeblog supaya impian bisa segera jadi kenyataan :p

    ReplyDelete
  10. Nyinyir itu tidak baik. Menyinyiri orang nyinyir lebih tidak baik lagi. Yang komentar juga sama saja kompor, nggak baik juga. Orang bilang, socmed itu meluaskan pergaulan yang terbatas di dunia offline. Tapi dari beberapa hari menonton bales2an nyinyir berikut penggermbiranya, itu kok jadinya terlihat dunia socmed sangat sempit. Insya Allah udah mulai bisa skip status nyinyir maupun yang menyinyiri orang nyinyir, berikut dg komentar2nya. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setujuuuuuu banget dengan mb Lusi <3

      Delete
    2. Dan ini postingan penggembira ya mba? HAHAHA....

      Delete
  11. Nyinyir itu 'realita'nya socmed, hehehe

    ReplyDelete
  12. Kalau udah yg namanya debat udah aku enggak baca.. Soalnya di islam kan juga menganjurkan kita buat menghindari perdebatan walaupun kita diposisi yang benar.
    Dulu sering baca baca ky gitu, kok makin lama makin gak karuan.. Kalau enggak bisa ngontrol kita juga ikut tercebur kedalam .. Hahaa

    ReplyDelete
  13. biasanya yang nyinyir langsung saya abaikan :D

    ReplyDelete
  14. biasanya yang suka nyinyir di social media, aku hide dari timeline hehehe :D

    ReplyDelete
  15. banyak dramaaahh...hihihi
    we ben dosa2 dia yang nyinyir...kita selow ajaaa

    ReplyDelete
  16. tekadang kita memang kurang bijak dalam menggunakan sosial media, sampai sampai kita lupa bersosial di masyarakat

    ReplyDelete
  17. Quote nyaaaa, kagak nahan :v

    Apalagi kalo remah-remah krupuk sisa kunyahan :v

    ReplyDelete
  18. Aku juga sekarang dah menyerah dengan social media mbak, makanya facebook sama twitter tuh udah aku musnahkan dari blog aku. Capeeeeeek hati dan pikiran, terkadang malah ada temen yang statusnya "sampah" banget. Marah2 melulu, yang baca aka aku gitu ya jadinya gak enak hati, di hati tuh jadinya ikutan gelisah, pdahal bukan urusanku hahaha...

    Sekarang sih jarang2 aja buka fb sama twitter, pas ada perlunya aja, bikin status pun seminim mungkin gak marah2 atau nyindir apa gitu, aku juga tipenya kalau marah langsung ke orangnya, kalau perlu malah ku tag sekalian, biar ngerti orangnya LOL

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkomentar yang sopan dan membangun. Jangan bosan untuk berkunjung lagi ya. :)