Friday, 20 May 2016

Hidup Hemat Demi Tanggal Tua Yang Lebih Baik

Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons X MatahariMall. Yang diselenggarakan oleh ShopCoupons. voucher mataharimall dan hadiah disponsori oleh MatahariMall.

mataharimall-kompetisi

Yuk, simak kisah saya ditanggal tua dengan beberapa strategi yang saya lakukan!


(Memasuki minggu ke-3 setiap bulan)
Suami: "Sayang, akhir bulan aku gak pulang ya"
Saya: "Lho, kenapa?"
Suami: "Iya, hemat dulu nanti aku pulang habis gajian ya. Kan ini diawal bulan tiap minggu aku pulang"
Saya: "Oiya, gak apa sayang" (Sebagai istri yang baik mencoba untuk memahami hohoho...)

Kurang lebih seperti itulah percakapan saya dengan suami.

Sejak saya menikah akhir tahun 2015 lalu dan langsung hamil, saya memutuskan untuk berhenti bekerja. Ditambah lagi saya dan suami yang hidup berjauhan alias Long Distance. Otomatis pundi-pundi penghasilan kami berkurang cukup banyak, namun pengeluaran kami untuk biaya transport bolak-balik pulang suami setiap minggunya jadi bertambah. Yang tadinya bisa sedikit ditopang dengan gaji saya, sekarang full mengandalkan pemasukan dari suami saja. Di awal sih rasanya berat, bahkan sampai sekarang pun masih terasa berat. Ya, berat karena kami punya beberapa cicilan yang harus dibayarkan.

Namun, sebagai istri dan manager keuangan keluarga kecil kami, tentu saja saya dituntut untuk mampu mengelola uang kiriman dari suami. Ditambah lagi uang tabungan untuk persiapan lahiran anak nanti. Yang artinya mulai sejak dini saya harus pintar-pintar menyiasati pengeluaran saya dengan hidup hemat demi tanggal tua yang lebih baik.

Saya sih percaya bahwa rezeki setiap manusia itu sudah ada yang mengatur. Begitupun dengan rezeki keluarga kami. Dimanapun, kapanpun dan darimana pun yang namanya rezeki itu tidak dapat kita duga karena Yang Kuasalah yang Maha Tahu dan Maha Pemberi Rezeki.

Bukankah sudah digambarkan demikian?

Bagi kami berdua akhir bulan merupakan tanggal muda, karena suami saya menerima sallary setiap akhir bulan. Dan memasuki minggu ke-3 setiap bulannya adalah tanggal tua bagi kami. Namun berbeda dengan saya pribadi, ya saya pribadi yang sudah resmi menjadi stay at home wife dan sebentar lagi menjadi stay at home mom. Walau bagaimana pun saya harus tetap mempunyai penghasilan sendiri berapapun nominalnya. Mau sejuta, seratus ribu atau sepuluh ribu sekalipun setidaknya ada pemasukan yang bisa saya kumpulan sedikit demi sedikit untuk membantu suami kelak. Ya, pemasukan saya memang tidak tetap dan tidak seberapa setiap bulannya namanya juga Ibu Rumah Tangga yang mencoba mencari penghasilan tambahan. Job review dari blog pun tidak teratur saya dapatkan. Tapi kembali lagi, berapapun besarnya berapapun seringnya saya harus tetap bersyukur.


Ketika memasuki tanggal muda (baru saja terima gaji) saya harus sudah menyusun anggaran keuangan untuk membeli apa-apa saja keperluan rumah tangga yang harus ada dirumah. Sebagai istri dan seorang manager keuangan keluarga, saya harus punya strategi ampuh untuk menghadapi tanggal tua supaya tidak terlalu mencekik rongga-rongga nafas kami.

Lalu strategi apa yang harus saya susun demi tanggal tua yang lebih baik? Setelah saya bicarakan dengan suami tentunya, strategi yang saya punya bisa dibilang strategi penghematan. Strategi penghematan ini terbagi menjadi 7 strategi penghematan, diantaranya:


Untuk lebih detailnya tentang ke-7 strategi penghematan saya di atas, silakan baca cerita saya dibawah ini!

1| Strategi Menyusun Anggaran Keluarga
Nah, setiap bulan setelah saya menerima kiriman dari suami biasanya saya mencatatnya sebagai anggaran bulanan yang berisi catatan biaya hidup yang harus dikeluarkan. Karena anggaran merupakan hal yang sangat penting untuk mendeteksi pemasukan dan pengeluaran kita setiap bulannya. Sehingga kita juga bisa tahu berapa nominal yang harus kita tabungkan setiap bulannya. Diantara kebutuhan bulanan yang harus kami keluarkan adalah makan, transportasi, telepon, listrik, internet, belanja bulanan dan hiburan.

Ya, dalam strategi anggaran saya tentu saja ada prosentase berapa yang harus ditabungkan dan prosentase prioritas pembayaran cicilan kami setiap bulannya. Karena semakin mendekati hari kelahiran anak kami, jadi prosentase untuk ditabungkan cukup besar sekitar 30%.


Alhamdulillah kami masih bisa merasa ringan karena sementara ini cicilan yang kami punya bukan cicilan tetap setiap bulannya, maka kami mengalokasikan hanya sekitar 5% untuk pembayaran cicilan. Dan sisanya untuk biaya kebutuhan hidup ditambah lagi kontrol ke dokter kandungan bulanan saya.

2| Membuka Rekening Tabungan
Ya, saya membuka rekening tabungan yang saya khususkan untuk menabung dengan level paling tinggi saat ini digunakan untuk keperluan kelahiran dan si jabang bayi nantinya. Sedikit diantara nominal yang sudah terkumpul di tabungan juga saya alokasikan untuk hal-hal urgent, seperti kesehatan. Namun tidak lupa juga alokasi yang lainnya, seperti saat ini kan sudah mau mendekati lebaran pastinya ada beberapa ponakan kecil yang sudah menunggu amplop dari kita bukan? Nah, alokasikan juga untuk hal itu sejak dini.

Selain itu tidak ada salahnya juga kita menyisihkan uang untuk berlibur ataupun makan enak diluar sekali-kali. Supaya hidup tidak terlalu penat dan kurang piknik.

3| Membatasi Diri Untuk Tidak Terlalu Sering Melakukan Pengeluaran "Nakal"
Dan semenjak saya menikah saya juga membatasi diri untuk melakukan pengeluaran "nakal" perempuan seperti: membeli sepatu, makeup ataupun aksesoris yang memang tidak terlalu saya perlukan. Saya fokuskan ditabung untuk membiayai kebutuhan anak nantinya. Sayapun selalu mewanti-wanti kepada suami untuk membatasi penggunaan kartu kreditnya, karena saya fikir itu sama saja seperti berhutang. Saya tidak mau keluarga saya lebih besar pasak daripada tiang. Mendingan kita hidup hemat namun tanggal tua kita tidak terlalu mencekik.

Saya jadi teringat dengat quote dari Will Smith bahwa terlalu banyak orang membuang-buang uang hanya untuk keperluan yang sebenarnya tidak mereka butuhkan. Hemat beb hemat... Kalau mau tanggal tuamu gak nelangsa hihihi...


4| Mencari Penghasilan Tambahan
Selain membatasi diri untuk tidak terlalu sering melakukan pengeluaran "nakal", saat ini strategi yang sedang saya dan suami gencar lakukan adalah mencari penghasilan tambahan. Suami memang akhir-akhir ini sedang mencari project diluar selain pekerjaan kantor. Kejar setoran nih yeee hihihi...

Dan saya juga harus pintar-pintar mencari penghasilan tambahan supaya dapur tetap ngebul. Saya mulai menggali apa yang bisa saya lakukan dari rumah, diantaranya dengan menekuni blog saya ini dan memulai menjual beberapa template blogspot yang saya desain sendiri.


5| Memanfaatkan Sumber Daya Alam
Memasuki pertengahan bulan nampaknya keperluan dapur seperti sayuran, lauk pauk dan buah-buahan sudah mulai menipis. Itu artinya saatnya saya memanfaatkan hasil sumber daya alam dari pekarangan saya untuk diolah. Ya, pekarangan rumah kami memang terbilang cukup luas. Ibu saya banyak sekali menanam apotik hidup beserta beberapa kebutuhan dapur seperti cabe, tomat, bawang daun, kunir, jahe, bayam, pohon pisang dan beberapa tanaman buah-buahan yang lainnya. Contohnya saja: ketika harga cabe melambung waktu itu, kami tidak terlalu terpengaruh dengan harga cabe karena semenjak menanam cabe kami tidak pernah membeli cabe. Cabe kami panen setiap hari dan itu lebih dari cukup untuk keperluan memasak kami sehari-hari.

Begitupun ketika sayuran atau lauk-pauk dirumah sudah mulai habis dan kami harus tetap hidup hemat, kami dapat memetik bayam untuk disayur. Atau kami dapat memetik dedaunan dikebun kami untuk dimasak jadi pecel. Ya, hal seperti itulah yang kami lakukan setiap memasuki pertengahan bulan. Lumayankan? Ya itung-itung hidup sehat dengan mengkonsumsi sayuran setiap harinya hehe...

6| Pintar Menyiasati Kebutuhan Hidup Sehari-hari
Menyiasati kebutuhan hidup sehari-hari itu sangat penting bagi saya untuk mendukung hidup hemat yang kami rencanakan. Begitupun dengan saya pribadi, ketika memasuki akhir bulan dan susu kehamilan saya habis. Saya menyiasatinya dengan sering mengkonsumsi sari kacang hijau ataupun susu sereal yang masih ada dan vitamin kehamilan. Karena ya kurang lebih kandungan yang terdapat diantara mereka sama seperti susu kehamilan yang sering saya konsumsi. Sebisa mungkin saya tidak meminta uang tambahan terhadap suami, karena saya juga tahu suami mempunyai keperluan juga untuk hidup diperantauan.

7| Stategi Memanfaatkan Promo Diskon di Tanggal Tua
Jadi, dari beberapa waktu yang lalu saya sering melihat video promo dari MatahariMall.com di facebook dengan caption #JadilahSepertiBudi yang menceritakan kisah tanggal tuanya. Dimana si Budi ini bisa survive untuk hidup ditanggal tua walaupun dia ngekos, lucu-lucu gimana gitu videonya hahaha...

Berikut video #JadilahSepertiBudi yang saya tonton:


Karena kehamilan saya sudah memasuki trisemester ke-2, maka saya pun dari sekarang sudah harus siap-siap menyiapkan dana untuk perlengkapan bayi seperti popok, baju bayi, dan selimut. Mulai sejak dini juga saya mencari promo diskon mulai dari perlengkapan bayi, kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan dapur. Selain memudahkan saya untuk bertransaksi juga memudahkan saya yang hamil besar nanti supaya tidak terlalu sering keluar rumah.

Saya berkonsultasi dengan suami, karena saya dirumah tinggal dengan ibu saya yang sudah sepuh dan suami tinggal diperantuan. Bagaimana nanti kalau perut saya sudah besar dan saya membutuhkan sesuatu ditanggal tua dikala suami tidak pulang demi penghematan biaya transport.

Saya: "Sayang, nanti kalau perutku sudah besar, akhir bulan kamu gak pulang, aku mau beli keperluan rumah tangga gimana? Siapa yang nganterin?"
Suami : "Enaknya sih belanja online ya, Sayang? Tapi kan akhir bulan apa ya ada promo diskon yang gratis ongkir juga?"


Otak saya berputar 360 derajat saking cepatnya dan teringat kisah si Budi di video-nya MatahariMall.com. Nah, ternyata si Budi dalam video di atas bisa saya contoh how to survive ditanggal tua dengan memanfaatkan Promo TTS. Jadi, TTS adalah kependekan dari Tanggal Tua Surprise salah satu program promo diskon MatahariMall.com setiap bulannya pada minggu ke-3. Yang menawarkan diskon hingga 80% untuk semua kategori plus gratis ongkos kirim. Sepertinya ini nih yang saya perlukan untuk menunjang strategi penghematan saya pas tanggal tua hihihi...

Semua barang kebutuhan yang kita butuhkan ada di MatahariMall.com yang pastinya diskon gak tanggung-tanggung di tanggal tua. Mulai dari perlengkapan bayi, kebutuhan rumah tangga sampai beras dan susu pun tersedia disana.
OK, baiklah! Mari kencangkan ikat pinggang dan carilah promo diskon ditanggal tua seperti Budi untuk bertahan hidup ditanggal tua, demi tanggal tua yang lebih baik. *semangaaaaat!*

***

Nah, itulah cerita beberapa strategi penghematan ala saya demi tanggal tua yang lebih baik. Saya selalu teringat akan kata-kata ibu saya, kalau rezeki setiap orang itu sudah ada takarannya dan sudah ada yang mengatur. Dan benar adanya memasuki tanggal tua saya mendapatkan transferan dari beberapa kerabat, ya walaupun dirumah dan jadi Ibu Rumah Tangga rezeki mah darimana saja. Yang bisa saya manfaatkan untuk membeli susu hamil saya yang sudah mulai habis ditanggal tua ini. Alhamdulillah.

Jadi, gimana? Sudah siap untuk melakukan strategi penghematan demi tanggal tua yang lebih baik seperti saya?

Nah, itulah kisah tanggal tuaku. Lalu, mana kisah tanggal tuamu?


***
vector characters from www.freepik.com



73 comments:

  1. Duh..ilustrasinya cantik bener mbak :)
    Saya belum kelar buat postingan untuk lomba ini euy..semoga masih sempat.

    ReplyDelete
  2. Hemat mengatur keuangan adalah solusi yg tepat agar gak keteter saat tanggal tua ya Mba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba, berhemat memang solusi yang paling tepat dari pada membuang uang untuk hal yang tidak terlalu perlu hehhee...

      Delete
  3. Sepakat biar gak manyun ditanggal tua.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tooosss mba ety, hemat ya mba hehe...

      Delete
  4. enak nih punya kebun,mau nanam di pot juga perlu media tanam dan tetap harus beli ya jadinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, tp kl buat jangka panjang mah hasilnya gpp jg mba hehehe... Kl ga diakalin ga pake pot mba, akhir2 ini banyak bersliweran di fb cara menanam ga pk pot hehehehe... Mungkin bs dtiru :)

      Delete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. Strategi perang di tanggal tuanya hebring euy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ih kudu hebring atuh, da kumaha deui hahaha...

      Delete
  7. Sama denganku, dek. Tanggal tuaku di minggu ke 3. Alhamdulillah sekarang ada pemasukan dari blog meskipun baru seuprit..tapi lumayan membantu sih...buat dana cadangan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tooosss bun hihihi... Iya walaupun br sedikit gpp bun, terus berusaha pokoknya... Semangat bun :)

      Delete
  8. Harus pintar 2 menyiasati ya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba kudu punya taktik siasat biar ga terlalu melarat ditanggal tua hihihi...

      Delete
  9. Rencana yang keren, semoga bisa menerapkan di alam nyata tak hanya tulisan belaka. Amiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah masnya gak baca dari awal ya? inikan emang nyata mas XD

      Delete
  10. berkebun itu penting bangeeeettt soalnya kalo cuma makan sehari2, kebutuhan dasarnya bisa dari hasil kebun. biarpun kebun ala2 tapi tetep bermanfaat. nanem bayem sama kangkung juga bisaaaa. goodluck lombanya ya mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget, walopun kebun ala2 tp bs bgt dimanfaatin kl lg ga punya apa2 drumah hehehe... Makasih ya :)

      Delete
  11. Cari promo diskon tuh andalan banget :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener bgt, apalagi kl nyari peralatan rumah tangga gt aq nyari diskonan... Coz kl ga diskon mahaal euy hehehe....

      Delete
  12. Aku setuju sama semua tipsnya mba Han. Kita mirip-mirip euy, istri yang berpenghasilan gak tetap. Hahaha. Yang penting dapur tetep ngebul n masih bisa nongki sesekali :D.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya mba... Lumayan buat ngisiin kuotalah setidaknya hehe...

      Delete
  13. Replies
    1. Amin amin amin Ya Allah... Doain ya mba dian :)

      Delete
  14. Rajin ya mbak udah berkebun, lumayan ya masak tinggal ambil di kebun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenernya yg rajin sih mamaku, aq mah tinggal metikin aja hehehe... Kan lumayan kl lg tanggal tua menolong bgt :D

      Delete
  15. Saya juga termasuk yang suka mencari diskonan. Lumayan banget penghematannya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, aq yg sering mantengin tuh minyak goreng lumayan bgt bedanya hehehe...

      Delete
  16. Wah, ada ibu hamil ini :)
    semoga dilancarkar persalinannya nanti :)

    persiapannya bagus banget bu... terutama itu, sumber daya alam... hehehe... kebetulan saya juga nanem cabai sama singkong di belakang rumah :)

    BTW, sukses yah dengan kompetisinya... moga menang bu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, nanem sayuran lumayanlah bisa membantu pas lg bingung ga punya lauk hehehe...
      Makasih ya mas darsono doanya :)

      Delete
  17. Buat gue semua tanggal sama aja Hand...

    #NyombongDikit

    ReplyDelete
  18. fokus langsung ke cabe2 yang ginuk2

    ReplyDelete
  19. Sama kita manfaatin perkarangan untuk solusi tanggal tua

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toos mba harie, lumayanlah ya kl lg bokek bs diolah hehehe...

      Delete
  20. Enak banget ya bisa berkebun di rumahnya. Jaman skrg kan susah banget punya rumah yg bisa ditanami sayuran.

    Tulisannya enak dibaca, grafisnya kereeeennn... Moga memang ya makkk

    Maaakkk.... Komen yg tadi banyak yg thypo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebetulan rumahku didesa mba syamsiah jd pekarangannya lumayan luas bisa ditanemin hehe...
      Makasih ya mba syamsiah doanya, amin mudah2an menang ya hihi...

      Delete
  21. Nahhh, memanfaatkan sumber daya alam tuh aku sering banget! Apalagi buat yang doyan cabe, sangat ngebantu banget lah pokoknya. Kebetulan sejak kecil aku suka menanam, jadi udah terbiasa juga :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. wiihh...keren mas pandu nih suka bercocok tanam...
      iya apalagi yg doyan cabe ya, kalau cabe lagi mahal banget tuh bisa ngebantu banget hehehe...

      Delete
  22. Ldr emang selalu berat diongkos... ;(

    ReplyDelete
  23. Ilustrasinya keceeee.... lengkap banget dan keren.

    ReplyDelete
  24. Semoga berhasil ya...mba...aku ndak ikut ni hweheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi... Makasih mba nurul, doakan aku hehe...

      Delete
  25. Bener banget quote dari will smith itu...good luck lombanya yak 😉

    ReplyDelete
  26. promo itu wajib banget kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banget banget banget mba winny... Bagi ibu2 RT kayak aku wajib banget hahaha...

      Delete
  27. Poin 'Jangan Nakal' itu bener banget. Dulu sih nakalnya karena jajan rokok, sekarang udah berhenti merokok, jajannya lipstik. Ya ampun, tanggal tua terus rasanya mbak hahahha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya tuh lipstik itu menggoda banget... Aq juga suka kegoda ma lipstik hohoho...

      Delete
  28. Nahh nah nah, pengeluaran nakal itu yang mencekik di tanggal tua >_<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mencekik bgt mba... Tau2 mikir ini buat apa beliin kyak gni,pdahal sblmnya ngebet bgt pgen beli haha...

      Delete
  29. Ya Alloh gambar lombok sma bayemnya kok seger beud han #ini malah fokes ke situh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kan fresh nita, jadi setelah dipetik langsung difoto trus langsung dimasak dan difoto lagi hahaha...

      Delete
  30. Kalau Untuk dijaman sekarang ini memang harus berhemat loh mbak, sekarang hidup semakin sulit, kalo ga pinter hemat ntr bisa galau hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener bisa galau pakek banget :P

      Delete
  31. aahh lengkap ulasannya..
    aku sukaa ilustrasinya Mak,keren bingiits :D

    aah moga menang yaa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin amin amin Ya Allah, makasih mak nchie :)

      Delete
  32. tips dan trik yang sangat jitu nih, buat tanggal tua yang bahagia hahaha

    ReplyDelete
  33. perlu dicoba nih artikelnya, biar ane tidak kewalahan di tangal tua, hahaha

    ReplyDelete
  34. aiih..aih..strategix kece badai mba! Saya yang masih lajang pun sedang menerapkan hal yang sama, gak papalah buat saya hemat2 sekarang tp bahagia kemudian..(ini menurut saya sih..) hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, kl msh lajang hemat buat beli sesuatu yg dimau biasanya... Semangat :)

      Delete
  35. Aduuuuuhhhhhhhhh disaat belum sarapan, lihat foto semangkuk sayur bayam lalu sambal.... mendadak mouthwatering!!!
    menggoda!
    TIPSNYA ajiiiibbbb bangeeeet nih mbak! Suka deh sama tulisan mbak di blog ini hihih.
    sehat selalu ya mbak janinnya.. semoga selalu diberikan kebahagiaan dan dilancarkan saat lahiran nanti.

    salam kenal ya mbak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo bikin sayur bayam mba :)
      Makasih ya mba han sudah mampir diblog aku, makasih juga do'anya... salam kenal juga ya :)

      Delete
  36. Mbaaak lucuk banget ilustrasinyaaaa~ Wah kurang lebih tips ini juga diajarin sama ibu saya. Pemanfaat SDA apalagi. Muehehehe. Karena itu di rumah ada apotek hidup, kebun kecil, sama kolam ikan kecil. Pas tanggal tua, tinggal keruk kolam. Rasanya udah kayak makan di restiran mewah~~~


    xoxo, Hanifa
    http://blackpearlhoney.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahhaa...betul mba, apalagi ikan tuh aku seneng banget...digoreng dibakar plus lalapan udah serasa makan diresto ya mba? :D

      Delete
  37. Tanggal tuaemang harus bisa kita siasati, jangan pernah menyepelekan saat tanggal muda, karena di tangal tua banyak hal hal tak terduga yang butuh biaya. Btw artikelnya mantep, enak di baca

    ReplyDelete
  38. emang ya tanggal tua itu butuh persiapan :D
    btw.. itu hasil panennya seger bgttt

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkomentar yang sopan dan membangun. Jangan bosan untuk berkunjung lagi ya. :)