Review Botol Susu Philips Avent Seri Natural 2.0

Monday, 24 July 2017

Review Botol Susu Philips Avent Seri Natural 2.0

Review Botol Susu Philips Avent Seri Natural 2.0 - Semenjak bayi, Abimanyu memang sudah terbiasa dengan yang namanya botol susu atau akrab disapa dengan dot. Ya, mungkin bagi kalian yang sering mampir ke blog saya ini tahu kalau saya memang memberikan ASI dan susu formula kepada Abimanyu. Nah, maka dari itu botol susu sangat harus ada dimana pun dan kapan pun Abimanyu berada. Tak terkecuali di dalam tas saya.

Baca Juga: Tentang Idealisme dan Realita Setelah Melahirkan

Awalnya sempat pilih-pilih dan gonta-ganti botol susu sih, pokoknya nyari yang memang cocok dan sekiranya enak untuk Abimanyu. Karena botol-botol susu yang ada di rumah saat ini sudah usang, waktunya Abimanyu ganti botol baru nih. Saya pun mencari rekomendasi ataupun review di internet.

Eh ndilalah-nya dasar rezeki ya, Abimanyu dikasih botol susu baru kemarin yaitu Philips Avent Seri Natural 2.0!

Mungkin bagi setiap ibu, proses menyusui itu berbeda-beda ya. Karena memang kondisinya pun berbeda-beda. Ada yang memang memberikan ASI eksklusif dengan tanpa botol susu sama sekali alias langsung dari pabriknya, ada pula ibu bekerja yang memang mau tidak mau harus memberikan ASIP dengan botol susu. Dan ibu dengan kondisi seperti saya yaitu ibu yang memberikan ASI dan susu formula, dimana susu formula tersebut diberikan dengan menggunakan botol susu.

Oiya, konon kabarnya Philips Avent Natural 2.0 ini memang di desain untuk mempermudahkan pemberian ASIP untuk baby-nya ibu bekerja supaya si baby tidak bingung puting.

Nah, kali ini saya mau sedikit review dan berbagi informasi nih selama pemakaian botol susu Philips Avent Seri Natural 2.0 oleh Abimanyu.

Alhamdulillah-nya Abimanyu enggak ribet ya, dia mau pakai dot apa saja termasuk pas saya kasih dia susu menggunakan Philips Avent ini dia langsung saja menghisapnya dengan semangat dan langsung habis HAHAHA... Entah laper entah karena seneng pakai dot baru ๐Ÿ˜‚.

Terus saya amati dong tuh bibirnya si Abim yang lagi ngenyot dot, ternyata hampir sama posisi dot dan bibir seperti pada saat langsung menyusui dari payudara. Jadi, ternyata Philips Avent tipe Natural 2.0 ini merupakan generasi terbaru yang dikembangkan dari botol Philips Avent Natural yang sebelumnya, dimana bentuk ujung dot menyerupai bentuk payudara ibu.

Selain dari bentuk ujung dot yang menyerupai payudara ibu dan tentunya BPA Free, ternyata Philips Avent Seri Natural 2.0 ini mempunyai beberapa kelebihan yang konon katanya bisa membuat bayi tidak bingung puting. Diantaranya:

๐Ÿผ Bentuk ujung dot yang menyerupai payudara ibu dan terbuat dari silikon
Seperti yang saya bilang di atas, dengan desain yang terus diperbaharui Botol Susu Avent Natural 2.0 ini di desain dengan bentuk ujung dot yang menyerupai payudara ibu dengan material silikon yang lembut dan memiliki tekstur yang halus seperti kulit.

Review Botol Susu Philips Avent Seri Natural 2.0

Nah, senangnya saya memberikan susu dengan botol susu Avent ini adalah karena gak membuat dotnya jadi mengempis ketika di sedot. Karena dari pengalaman menggunakan dot yang sebelumnya kalau Abimanyu terlalu kenceng menghisap susunya dotnya jadi mengempis/ mendelep ke dalam. Jadi saya nya yang risih, malah merasa Abimanyu seperti gak nyaman saja saat meminum susu dari dot.

๐Ÿผ Desain dot yang ulir spiral yang memudahkan pergerakan lidah bayi
Iya banget, terkadang saya juga menemui ada beberapa dot yang bentuknya terlalu besar dan menggelembung untuk ukuran bayi. Nah, kali ini Avent Natural 2.0 mempunyai bentuk dot yang ulir spiral sehingga diklaim dapat memudahkan pergerakan lidah bayi.

Review Botol Susu Philips Avent Seri Natural 2.0


๐Ÿผ Memiliki Sistem Anti Kolik
Dari dulu kalau beli dot untuk Abimanyu saya selalu nyari yang anti kolik. Ada yang belum tahu apa itu anti kolik? Anti kolik yaitu sistem untuk mengalirkan udara ke dalam botol bukan ke perut bayi sehingga terhindar dari kembung. Karena kalau bayi sudah kena kolik, Ya Allah kasihan deh pokoknya, suka reweeeeel terus ๐Ÿ˜“.

๐Ÿผ Desain yang ergonomis
Philips Avent Natural 2.0 memiliki desain yang ergonomis sehingga mudah untuk digenggam oleh Abimanyu. Soalnya Abimanyu itu tangannya masih belum fleksibel/ lentur kalau untuk memegang benda-beda yang ukurannya cukup besar seperti botol susu, maklum ya masih 10 bulan masih harus banyak belajar hihi. Nah, dengan desain yang ergonomis inilah lumayan bisa membantu supaya Abimanyu bisa memegang dot sendiri tanpa licin, mudah digenggam dan nyaman digunakan dari segala arah.

Review Botol Susu Philips Avent Seri Natural 2.0
Tuhkan ngedot aja sekarang banyak gaya ๐Ÿ˜„

Selain beberapa kelebihan yang saya sebutkan di atas, Philips Avent Natural 2.0 ini mempunyai bentuk leher botol yang lebar. Hal ini menjadi salah satu yang saya suka karena memudahkan pada saat saya mencuci botol. Karena selain menggunakan sikat, saya merasa lebih puas kalau tangan saya juga masuk buat gosok-gosok supaya lebih bersih gitu ๐Ÿ˜.

Review Botol Susu Philips Avent Seri Natural 2.0

Komponen Philips Avent pun mudah sekali didapatkan di baby shop ataupun di online shop. Terutama untuk dot-nya, karena dot itu harus sering diganti ya takutnya berjamur. Minimal 3 bulan sekali ganti dot, karena biasanya setiap 3 bulan sekali kemampuan menyedot bayi juga berbeda. Terutama untuk volume mengalirnya susu ya, maka dari itu setiap jarak 3 bulan dot bayi Avent ini memiliki lubang yang berbeda. Seperti misalnya umur 6m+ dot nya memiliki 4 lubang dan umur 9m+ memiliki 5 lubang.

Review Botol Susu Philips Avent Seri Natural 2.0

Kalau Abimanyu saat ini masih menggunakan dot yang 6m+ dengan jumlah lubang 4. Karena dengan 4 lubang saja sudah deras sekali mengalirnya, terbukti kadang-kadang suka meleber keluar dari sela-sela mulutnya.

Kalau ditanya, recommended apa gak saya bilang sih YES. Ini Philips Avent Seri Natural 2.0 recommended banget. Terutama untuk ibu bekerja yang mengharuskan baby-nya meminum ASIP dari dot.

Cuma mau mengingatkan, memakai dot ataupun tidak itu tergantung pilihan ya. Monggo di penakaken mawon nggih, yang penting selalu mengASIhi dengan CINTA ๐Ÿ˜˜.

OK deh, segitu dulu kayaknya Review Botol Susu Philips Avent Seri Natural 2.0 dari saya. Semoga bermanfaat ya. ๐Ÿ˜‡.




18 comments:

  1. semoga adik bayi makin lahap minum susu mengguankan botol susu philips.. dan makin sehat...

    ReplyDelete
  2. Aku baru tau sistem anti kolik, dan masih blm kebayang, nanti kali ya kalo udah jadi ibu lama2 ngerti. Aku suka designny, lucu aja pas liat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo belajar mud, biar nanti kalau sudah bikin sudah ahli hihihi...

      Delete
  3. Aku juga pakai ini buat anakku. Andalan banget!

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba mita, seneng liat si abim tambah lahap nih minum susunya biar cepat besar hihihi

      Delete
  4. Al nyoba berbagai dot digigitin terus, ga ngerti cara hisapnya, tapi avent bkm dicoba sih ni.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa ceu cobain avent, siapa tahu jodoh hiihihi...

      Delete
  5. makasih infonya, siaap tahu ini berguna kelak buat cucuku

    ReplyDelete
  6. Aqla juga punya dua,pas dipegang....

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, pas dipegang sama anaknya ya gak licin juga :D

      Delete
  7. Wah ini dia model yang baru, kemaren-kemaren saya cari nipple avent susah banget, eh ternyata kata Mbanya emang mau ngeluarin yang baru ini--nipple yang ujungnya berulir dan lebih lembut.

    ReplyDelete
  8. ini merek sudah pasti terjamin :D

    ReplyDelete
  9. Dotnya nyaman banget ya mba..
    Jaman anak2 ku kecil.. Aku taunya cuma 2 merk..pig*on sama bab* hu**. Dulu make hu**...tapi sering mendlep juga klo minumnya terlalu bernafsu๐Ÿ˜

    ReplyDelete
  10. aku baru tahu ada botol susu anti kolik, wah canggih yak

    ReplyDelete
  11. tosss Mbak, kondisi kita sama... Arjuna sedari bayi juga minum ASI plus sufor, pakai dot pula. Salah satu dotnya Juna juga Avent, aku pakai beberapa model. Alhamdulillah sih, anaknya enggak bingung puting juga :)

    ReplyDelete
  12. Baru tahu saya kalau ada botol susu dari merk Philips. Kirain Philips cuma lampu doang

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkomentar yang sopan dan membangun. Jangan bosan untuk berkunjung lagi ya. :)