Kemana-mana auto gampang dengan GoCar

Tuesday, 10 December 2019


Kalau inget jaman dulu, kalau sudah musim hujan begini mau kemana-mana itu susah. Mau pergi-pergi gak ada yang anter, naik motor walaupun pakai jas hujan tetep aja basah sampai tempat tujuan. Jadi, kalau hujan itu bikin mager mau kemana-mana tuh.

Udah hujan, becek, gak ada ojek.

Kalau sekarang mah, GoCar-in aja! 🚗

Sedikit mau cerita nih. Jadi, pengalaman pertama saya naik GoCar itu ketika beberapa tahun yang lalu saya travelling ke Jogja gak bawa kendaraan pribadi. Waktu itu Abimanyu masih kecil, kalau kemana-mana bertiga naik motor kok ya kasian si Abim. Harus mondar mandir kesana kemari. Kalau sudah punya buntut begini nih, yang harus diutamakan adalah kenyamanan anak. Apalagi sekarang anak sudah dua. Udah males lagi kalau mikirin yang ribet-ribet. Penginnya yang praktis dan simple.

Mempertimbangkan kalau bawa mobil pribadi, pasti papah-nya anak-anak capek di jalan. Karena kami LDR untuk istitahat mempersiapkan badan untuk perjalanan jauh sepertinya gak memungkinkan untuk karena habis perjalanan jauh naik bus masih harus nyetir lagi, sayanya yang kasian. Daripada menguras tenaga dan pikiran, yang ujung-ujunnya malah emosi di jalan mendingan naik taxi online saja selama di sana. Praktis!

Lalu, kami memutuskan untuk menggunakan jasa GoCar yaitu salah satu taxi online di Indonesia milik GoJek. Dan ternyata nyaman dan jauh lebih praktis juga naik GoCar. Suami saya langsung top up saldo gopay untuk keperluan selama kami di sana. Dan bisa buat sekalian untuk GoFood juga, kalau nantinya malas keluar untuk beli makan.

Kebetulan Jogja sudah seperti rumah kedua, karena kakak saya sudah jadi warga Jogja. Dan saya dulu tinggal di Jogja lebih dari 10 tahun.

Beberapa pertimbangan kami menggunakan GoCar adalah:
1.  Harga yang ditawarkan sudah fix dan pasti, jadi kita bisa planning jumlah pengeluaran transportasi untuk satu hari. Bahkan, kita pernah loh dari rumah mau ke mall bayar gak sampai Rp 10.000,-.
2. Gak harus capek nyetir dan mikir jalan, gak harus stress menghadapi macet karena biarkan saja drivernya yang stress 😅. Gak harus juga mikir mau parkir dimana, kan? 😁
3. Kita bisa pilih armada juga, kalau rame-rame bisa pilih armada yang bisa menampung penumpang lebih banyak.
4. Kalau di Jogja sejauh kita pakai GoCar, drivernya ramah dan sopan. Dan sering sekali kami memberi tip untuk driver lewat aplikasi.

Karena alasan-alasan itulah saya jadi makin malas bawa mobil pribadi.

Memudahkan bangetlah, apalagi untuk keperluan dan aktivitas sehari-hari. Contoh simplenya deh, musim hujan begini mau antar anak sekolah atau mau pergi-pergi pakai motor males karena tetep aja kebasahan, mau nyetir sendiri naik mobil capek kalau hujan tuh. (Ini sih saya ya 😅)  Yauda sih daripada ribet, GoCar-in aja. 👌

Proses pemesanan dan pembayarannya pun gampang banget, semuanya bisa lewat aplikasi. Contohnya seperti gambar di bawah ini untuk step by stepnya.

Nah, akhir tahun ini kami mau kembali ke Jogja nih. Udah jauh-jauh hari mikir kalau bawa mobil sendiri kasihan papahnya anak-anak pasti capek. Karena nyampe rumah pagi dari Jakarta lalu harus nyetir lagi ke Jogja.

Akhirnya kami memutuskan udahlah naik GoCar saja lebih praktis. Tinggal pesan lalu nunggu jemputan. Toh, tarifnya pun sudah fix. Saya pribadi ya masih masuklah di kantong. Tinggal top up saldo gopay saja untuk selama kami di sana. Daripada harus bawa mobil pribadi, selain capek belum lagi pengeluaran harus di service dulu, dll. Karena perjalanan jarak jauh.

Jadi, kalau hujan, becek, gak ada ojek. GoCar-in aja! 😂

Kemana-mana auto gampang dengan GoCar!





No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah berkomentar yang sopan dan membangun. Jangan bosan untuk berkunjung lagi ya. :)