Monday, 27 June 2011

KEPRIBADIAN : Menanam Benih

Semangat dalam diri manusia sangat menyukai tantangan. Keinginan mengatasi sesuatu adalah rahasia kesuksesan kita sebagai makhluk hidup. Semua ilmu pengetahuan tentang manusia dilahirkan melalui proses belajar yang sulit dan percobaan-percobaan yang gagal. Setiap kepribadian manusia adalah hasil dari pembawaan untuk menciptakan sesuatu yang unik dari pengalaman seseorang. Kebutuhan untuk ditantang sangat kuat dalam diri kita. Kadang-kadang kita membuat segala sesuatu menjadi lebih sulit daripada yang seharusnya, hanya supaya dapat naik dan mengatasi rintangan yang telah diciptakan sendiri.

Anda adalah seorang ilmuwan yang terkenal yang telah bekerja untuk mengembangkan tumbuhan jenis baru. Anda telah menghabiskan waktu bertahun-tahun bereksperimen dalam laboratorium. Sekarang usaha Anda telah mulai menunjukkan hasilnya. Saat tes terakhir ketahanan ciptaan Anda, Anda menanam 100 benih jenis baru di padang pasir yang gersang.


Berapa banyak diantara 100 benih yang tumbuh? (berikan angka dari 0-100)


PENJELASAN :

Jumlah yang disebutkan berhubungan dengan tingkat kepercayaan diri Anda. Dalam kisah ini, ilmuwan melambangkan rasa percaya diri dan bahkan kesombongan. Di sisi lain, padang pasir yang tidak bersahabat melambangkan sebuah tantangan sulit atau tes. Oleh karena it, timbul rasa ragu dan ketidakpastian. Orang-orang yang menjawab dengan jumlah yang tinggi tertarik dengan ilmuwan dan memiliki tingkat kepercayaan diri tinggi. Mereka yang menjawab dengan jumlah yang rendah merasa tantangan terlallu besar dan memiliki kepercayaan diri lebih rendah.

Nah, apa jawabanmu ?

Skala

99-100. Itu adalah pernyataan yang mengatakan Anda percaya diri, mungkin kata yang tepat adalah "sombong". Tentu saja, sangat oenting percaya diri sendiri. Tapi Anda cenderung menghilangkan tantangan dunia lain. Jangan lupa bahwa salah satu tanda kekuatan adalah menerima kelemahan diri sendiri.

81-98. Anda memancarkan kepercayaan diri sendiri dan kemampuan diri sendiri, tapi entah bagaimana tidak diartikan sebagai kesombongan. Orang-orang di sekitar biasanya merasa hal itu sebagai kepastian, membuat Anda menjadi pemimpin alami ke manapun pergi.

61-80.
Mungkin julukan yang paling baik bagi Anda adalah seseorang yang berhati-hati, berharap yang terbaik tapi selalu siap untuk yang terburuk. Filosofi yang realistis itu menjaga Anda tetap rendah hati ketika orang lain mungkin telah menjadi sombong.

41-60. Kepercayaan diri Anda ada pada batas rata-rata, terlalu sombong atau terlalu tidak percaya diri. Mungkin Anda masih mencari apa yang dapat dilakukan dengan baik. Mungkin Anda memiliki rasa hormat yang sehat terhadap kesulitan yang ada di hadapan Anda. Percayalah pada diri sendiri maka dunia akan mengikuti Anda.

21-40. Saat tidak meragukan diri sepenuhnya, Anda cenderung membesar-besarkan tantangan yang menghadang. Anda mungkin dapat mencari alasan atas kecenderungan ini sebagai pasrah kepada kenyataan. Tapi pandangan pesimistis Anda mempengaruhi cara orang lain memandang Anda. Satu-satunya jalan untuk menimbulkan percaya diri orang lain adalah dengan memilikinya terlebih dahulu dalam diri Anda.

1-20. Adalah suatu hal untuk menjadi rendah hati. Tapi Anda harus fokus untuk mengembangkan nilai diri lebih baik. Tidak ada yang salah dengan percaya diri bahwa Anda dapat mencapai hal-hal besar. Dengan sedikit kerja keras Anda dapat melakukannya. Satu-satunya hal yang menghalanginya adalah diri sendiri.

0. Apa kelihatannya seperti kurang percaya diri sebenarnya pertanda kesombongan ingin selalu sempurna. Anda tidak mau dikatakan salah satu atau membuat kesalahan. Jadi Anda berpura-pura bahwa segala sesuatu terlalu sulit bagi Anda. Jika tidak belajar menghadapi ketakutan, Anda mungkin dapat menipu dunia dengan berpikir bahwa hanya Anda orang yang dapat melakukan sesuatu yang benar. Tapi anda akan selalu tahu bahwa Anda bahkan tidak pernah mau mencoba.


sudah taukah jawabanmu berarti apa ?

always think positif and open minded !
cheerrsss...... :)


source : Kokology, page 71-73, Tadahiko Nagao & Isamu Saito




No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah berkomentar yang sopan dan membangun. Jangan bosan untuk berkunjung lagi ya. :)